Kamis, 18 April 2013

ILMU EKONOMI

ILMU EKONOMI


Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).

Adam Smith diakui sebagai bapak dari ilmu ekonomi
Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
 
Secara umum, subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara, yang paling terkenal adalah mikroekonomi vs makroekonomi. Selain itu, subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif, mainstream vs heterodox, dan lainnya. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga, bisnis, dan pemerintah. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter, seperti misalnya penelitian perilaku kriminal, penelitian ilmiah, kematian, politik, kesehatan, pendidikan, keluarga dan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas, teori lingkaran ekonomi, invisble hand, informatic economy, daya tahan ekonomi, merkantilisme, briton woods, dan sebagainya.
Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Fokus analisa ekonomi adalah “pembuatan keputusan” dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. misalnya bidang pendidikan, pernikahan, kesehatan, hukum, kriminal, perang, dan agama. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya, tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus.
Banyak ahli ekonomi mainstream merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide, konsep, dan metodenya; walaupun menurut pendapat kritikus, kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal ini menimbulkan pertanyaan “apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?” The traditional Chicago School, with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real-world phenomena, has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. On the other hand, some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction.

SUMBER: http://susanti.student.umm.ac.id 

MOTIF DAN PRINSIP-PRINSIP EKONOMI


1.  Motif Ekonomi
Manusia bekerja dan melakukan kegiatan tentu saja mempunyai tujuan.  Bila kita perhatikan dengan sungguh-sungguh aktifitas manusia dalam kegiatan ekonomi yang bermacam-macam mempunyai motif ekonomi yang sering berbeda dan beragam. Namun, secara garis besarnya manusia melakukan kegiatan ekonomi karena didorong oleh motif sebagai berikut :
a.  Ingin Memenuhi kebutuhan dan kemakmuran
kegiatan pengusaha kecil, menengah, koperasi, dan pengusaha besar termasuk motif ingin memenuhi kebutuhan dan kemakmuran. Motif inilah yang merupakan dorongan utama manusia melakukan kegiatan ekonomi.
b.   Ingin Menolong Sesama Manusia
Contoh Lutfi yang mendirikan taman kanak-kanak bagi dhuafa (anak yang tidak mampu) tersebut di atas termasuk dalam motif ini. Demikian pula banyak pengusaha besar yang mendirikan sekolah, pesantren, panti asuhan, dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas termasuk motif ingin menolong sesama manusia.
c.    Ingin Terpandang Dalam Masyarakat
Selain motif ekonomi yang positif ada pula motif ekonomi yang negatif. Setiap kegiatan ekonomi dan aktifitas pengusaha tentu ingin mencapai keberhasilan, baik berupa keuntungan yang meningkat maupun kemampuan penguasaan sektor ekonomi dan kekayaan yang melimpah. Sampai di situ tujuannya wajar dan baik apalagi bila kesuksesan itu dimanfaatkan untuk membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan negara berupa pajak, sehingga masyarakat memuji dan berusaha mencontoh keberhasilan tersebut. Namun demikian, tujuan akhirnya bukanlah hal tersebut. Yang menjadi tujuan akhir dengan keberhasilan dan kekayaan yang banyak itu adalah ingin terpandang dan terhormat dalam masyarakat. Akibatnya mereka berusaha menghindar dan memanipulasi pajak serta kurang tertarik menolong sesama manusia. Di negara kapitalis memang harga diri manual sering diukir oleh banyaknya materi yang dikuasai dan dimiliki. Akan tetapi. di Indonesia yang penduduknya beragama, seharusnya nilai manusia diukur dari akhlaknya. Hal ini akan lebih baik pula bila mereka yang bertakwa itu orang kaya dan berkuasa, baik dibidang ekonomi maupun pemerintahan sehingga akan membawa kemakmuran.
d.    Motif Kekuasaan Politik dan Ekonomi
Banyak pengusaha yang bergerak di berbagai bidang ekonomi, mulai dari industri hulu sampai industri hilir. Dari pertambangan, industri pakaian. dan pengangkutan, hingga penjualan barang-barang jadi. Selain itu, tidak sedikit pula pengusaha yang menangani perkebunan, peternakan, perikanan. perbankan dan perasuransian. Semua kegiatan tersebut ditujukan untuk menguasai bidang-bidang ekonomi yang selanjutnya ditujukan untuk kekuasaan dalam lingkup politik. Mereka menjadi orang-orang yang mampu mempengaruhi kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Hal tersebut bertujuan untuk mengamankan kerajaan bisnisnya. Jika perlu mereka berusaha dan bertindak sebagai pemegang monopoli dan oligopoli.
Sebenarnya usaha mereka masih dapat dimaklumi bila ditujukan untuk memperluas lapangan kerja dan kemakmuran masyarakat.Namun, tidak demikian kenyataannya. Mereka ingin berkuasa dibidang politik. Kita mengetahui kelompok pengusaha besar di Amerika Serikat dapat mempengaruhi kekuasaan legislatif dan ikut mempengaruhi pemilihan Presiden. Merekapun secara tidak langsung turut serta mempengaruhi kebijakan ekonomi luar negeri negaranya.
Kegiatan mereka bisa positif, tetapi bisa juga negatif. Sisi negatifnya dapat menekan negara-negara berkembang dan miskin agar tunduk kepada kebijakan ekonomi dan politik mereka, jika tidak patuh, sanksi akan dijatuhkan berupa embargo ekonomi melalui wewenang
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Di sinilah kesulitan negara-negara berkembang yang banyak utangnya. Kedaulatan politik dan ekonominya diintervensi. Di Indonesia banyak konglomerat yang tujuannya antara lain untuk kekuasaan dibidang politik. Mereka membantu dengan kucuran dana bermiliar-miliar rupiah kepada partai tertentu agar menang dalam pemilihan umum. Dengan kemenangan tersebut perusahaan perusahaan mereka dijamin dan dilindungi. Di samping itu mereka dapat berperan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), dan kabinet.
2. Prinsip Ekonomi
Contoh perinsip ekonomi :
Serombongan remaja dari sebuah kota mengadakan perjalanan ke daerah wisata yang berjarak lebih kurang 100 KM dari tempat tinggalnya. Setelah berkunjung ke obyek wisata mereka mengadakan berbagai permainan, hiburan, dan makan bersama. Sore hari sebelum pulang mereka berbelanja buah-buahan dan sayur-sayuran. Bis yang mereka tumpangi hampir penuh dengan barang-barang belanjaan. Namun, sebagian dart remaja tersebut tidak membeli oieh-oleh. Mereka membeli buah-buahan dan sayur-sayuran di pasar tradisiona! dekat rumahnya yang jauh lebih.murah. Selain.lebih segar, lengkap dan tidak mempersempit tempat duduk di bis yang mereka tumpangi sendiri.
Remaja yang berbelanja di daerah wisata sadar atau tidak telah keluar dari prinsip ekonomi. Mereka melakukan hal itu karena kebiasaan dan gengsi yang mengalahkan pertimbangan rasional. Kecuali harganya yang dua kali lipat juga mempersempit tempat duduk dan mengganggu yang tidak berbelanja. Lain halnya dengan remaja yang berbelanja di pasar tradisional.
Mereka mendapatkan buah-buahan dan sayur-sayuran yang lebih berkualita. dengan harga yang jauh lebih murah. Mereka melakukan tindakan yang  sesuai dengan prinsip ekonomi.
Dalam prinsip ekonomi terdapat unsur-unsur kegiatan, pengorbanaa dan hasil. Di kalangan pengusaha kita, terdapat kebiasaan yang tidak menguntungkan bangsanya sendiri, mungkin mereka itu warga negara yang kurang banyak bergaul dan memahami kemampuan bangsa Indonesia.
Pengusaha tersebut merasa rendah diri dan terlalu membanggakan dan mengagumi orang asing. Dalam kerajaan bisnisnya, mereki mengangkat orang-orang asing menduduki jabatan top manager, konsultar akuntan, dan pengacara. Padahal kemampuan bangsa sendiri untuk menduduki jabatan tersebut lebih dari cukup. Tenaga asing mereka bayar dengan dolar, yang perbedaannya lima sampai sepuluh kali lipat upah tenaga ahli lokal. Padahal tenaga-tenaga ahli Indonesia tidak kalah, malah lebih baik dari tenaga-tenaga luar negeri sekalipun mereka dibayar lebih murah. Tindakan pengusaha tersebut tidak sesuai dengan prinsip ekonomi sebab mengakibatkan biaya produksi naik, output tidak lebih baik, hargi naik, dan konsumen dirugikan. Mereka melakukan hal itu tanpa perhitungan dan disadari atau tidak akan merugikan tenaga ahli dan bangsanya sendiri.
Contoh lain, yaitu banyak pengusaha yang menggunakan seluruh tenaga ahli dan karyawannya terdiri dari orang-orang Indonesia. Malah posisi mandor dan tenaga pelaksana mayoritas terdiri dari penduduk di sekitar lokasi perusahaan. Namun, produksi yang dihasilkan, baik kualitas maupun kuantitas memenuhi standar internasional. Pengusaha yang disebut terakhir ini dalam kebijakan dan tindakannya sesuai dengan prinsip ekonomi. Biaya produksi relatif lebih kecil dan keamanan perusahaan lebih terjamin karena masyarakat sekitarnya merasa memiliki. Dan jika ada pihak-pihak yang akan mengganggu perusahaan, masyarakat akan membela dan melindungi perusahaan tersebut.

Tips Temukan Cinta Sejati

Menemukan cinta sejati tidak semudah membalik telapak tangan, perlu pemikiran dan kondisi yang ideal untuk menentukan bahwa seseorang adalah cinta sejati Anda. Namun ada tips yang dapat membantu menemukan cinta sejati. Ini dia!
  1. Jangan mencarinya. Cinta tidak datang pada seseorang yang mencarinya. Jika memang Anda baru saja mengakhiri suatu hubungan, fokuslah pada diri dan kehidupan pribadi terlebih dahulu. Tidak perlu terburu-buru mencari cinta yang baru, dan nikmati kesendirian Anda. 
  2. Beri waktu untuk diri sendiri. Temukan aura positif Anda. Jika perasaan puas terhadap diri muncul, maka secara otomatis aura positif itu akan terpancar. Dan orang di sekitar pun akan melihatnya. Itulah daya tarik bagi diri Anda. 
  3. Jika sudah siap untuk membuka lembaran baru bagi hubungan, maka mulailah memilih karakter pasangan seperti apa yang diidamkan. Tak hanya dari segi fisik namun juga mental dan kepribadian.
  4. Bergaul dan hang out. Hal itu akan membuka kesempatan bagi Anda untuk bertemu orang baru. Siapa tahu salah satu di antara mereka adalah cinta sejati Anda. 
  5. Berani ambil risiko. Jika suatu hari Anda bertemu dengan seseorang yang sesuai dengan kriteria cinta sejati, jangan ragu untuk mengambil langkah. Mulailah perkenalan dan menjalin hubungan. Karena kesempatan tak datang dua kali. 
  6. Yang paling penting, cintai diri Anda terlebih dahulu. Hiduplah dengan bahagia dan jangan pernah melepaskan harapan. Yakinlah, setiap orang diciptakan berpasangan. Masalahnya hanyalah mendapatkan orang yang tepat, di waktu yang tepat.

Manfaat Rumus Berhitung Cepat


Saya senang mengoleksi berbagai macam teknik berhitung cepat – aritmetika cepat. Beberapa rumus cepat ini saya peroleh dari guru-guru matematika saya. Sebagian yang lain saya peroleh dari membaca literatur. Bagian terpenting dari rumus cepat ini saya peroleh sendiri melalui ketekunan meneliti.
Sempoa (abacus) adalah salah satu teknik berhitung cepat yang sangat mengagumkan. Selesai soal dibacakan, selesai juga proses perhitungan. Kita tinggal membaca hasil perhitungan tersebut pada sempoa. Bila sudah mahir mental aritmetika, kita tinggal membaca jawaban tersebut pada mental imajinasi kita.
Kumon adalah pendekatan yang berbeda. Kumon merupakan pendekatan pembelajaran cepat matematika. Tetapi isi matematikanya sendiri mirip dengan konsep matematika yang kita kenal selama ini. Metode Kumon mengandalkan pada pengulangan dan kemahiran. Dengan cara ini, (anak-anak) kita menjadi lebih mudah belajar matematika.
Jarimatika menampilkan beberapa variasi menarik dari teknik sempoa. Jarimatika mengelaborasi 10 jari kita untuk menggantikan peran sempoa. Terdapat beberapa trik khusus yang menarik memanfaatkan jari-jari kita.
Sakamoto, saya kenal pada awalnya sebagai pendekatan geometri kepada berbagai konsep matematika. Dengan pendekatan geometri, matematika menjadi lebih tervisualisasikan. Bukankah satu gambar bermakna seribu kata?
APIQ saya dirikan untuk memanfaatkan berbagai keunggulan teknik berhitung cepat. Dari sempoa kami belajar betapa petingya alat peraga fisik. APIQ memfasilitasi siswa dengan berbagai macam mainan fisik matematika seperti Onde Milenium, Kartu Milenium, Super Marble, dan lain-lain. Tentu saja setelah asyik bermain secara fisik, anak-anak akan menyerap konsep matematikanya secara mental.
Dari Kumon kami belajar betapa pentingnya pendekatan bertahap dalam matematika. APIQ memfasilitasi siswa dengan pendekatan bertahap mulai dari anak mengenal angka (bilangan) sampai menguasai kalkulus. Program ini menjadi perkerjaan besar bagi kami di APIQ.
Jarimatika di luar dugaan kami. Kami telah mengajarkan konsep jarimatika sebelum kami mendengar tentang lembaga Jarimatika. Jarimatika memberi pelajaran pada kami bahwa yang sederhana dapat menjadi sesuatu yang sangat menarik. APIQ memperkaya diri dengan berbagai trik menggunakan jari.
Visualisasi geometri lebih kita tekankan lagi setelah mengenal Sakamoto. Tetapi APIQ melangkah lebih jauh dari sekedar visualisasi. APIQ mengembangkan mainan alat peraga khusus untuk berbagai konsep matematika penting. Untuk pecahan, APIQ mengembangkan mainan lingkaran milenium. Untuk luas, keliling, volume APIQ mengembangkan dadu milenium.
Kami mempercayai:
Gambar bermakna seribu kata
Peraga bermakna seribu gambar
Saya sempat agak ragu-ragu. Mengapa repot-repot belajar berhitung cepat? Bukankah sudah ada kalkulator? Bukankah sudah ada komputer?
Berhitung cepat bukan berarti tidak boleh menggunakan kalkulator. Pun bukan berarti tidak boleh memanfaatkan komputer. Orang yang ahli menggunakan kalkulator dan komputer juga tidak dilarang belajar berhitung cepat. Jadi, kita tidak perlu mempertentangkan berhitung cepat dengan mesin hitung cepat.
Banyak manfaat dari belajar berhitung cepat. Salah satu manfaat terpenting adalah menjadi lebih kreatif. Orang yang memiliki banyak koleksi teknik berhitung cepat akan selalu terbuka pada ide-ide kreatif baru. Tokoh-tokoh besar dunia banyak yang menggemari permainan berhitung cepat.
Gauss, tokoh besar matematika, terkenal sebagai orang yang mengatakan:
”Mathematic is queen of science. And queen of mathematic is arithmetic.”
“Matematika adalah ratu ilmu pengetahuan. Dan ratu matematika adalah aritmetika.”
Anda yang pernah mempelajari matematika perguruan tinggi pasti mengenal Gauss. Apalagi Anda yang belajar di teknik elektro atau fisika pasti banyak mempelajari teori Gauss. Khususnya ketika mempelajari teori medan.
Gauss terkenal sebagai kalkulator berjalan – mesin hitung berjalan. Ia dapat melakukan perhitungan cepat hanya dalam kepala. Tanpa alat bantu apa pun. Gauss mengejutkan orang-orang di sekitarnya, bahkan gurunya, ketika menyelesaikan sebuah perhitungan hanya beberapa detik. Sementara orang-orang pada umumnya membutuhkan waktu lebih dari setengah jam.
Richard Feynman adalah peraih nobel fisika yang menggemaskan. Feynman memiliki hobi terus memainkan angka-angka. Ia dikenal juga sebagai kalkulator berjalan. Bahkan ia bisa menghitung nila log 2 sampai ketelitian 7 digit di belakang koma hanya dalam beberapa detik. Ketika ditanya oleh orang-orang bagaimana cara melakukannya, Feynman menjawab, ”Saya telah menghafalnya semalam.” Itulah gaya Feynman.
Berikut ini contoh perhitungan yang disukai Feynman. Saya mengenal sebelumnya dari Trachtenberg. Dan saya sudah melakukan berbagai visualisasi dengan teknik perkalian bintang di APIQ.
 542 = 2916
552 = 3025
562 = 3136
572 = 3249
582 = … … …
592 = 3481
Cobalah mengisi titik-titik di atas degan menebaknya. Anda pasti bisa langsung menebaknya. Berhasil? Coba lagi yang ini: 
512 = 2601
522 = 2704
532 = … … … 
Tentu kita dapat menghitungnya dengan cara seperti biasa. Kita juga dapat menyelesaikannya dengan kalkulator. Tetapi apa kreatifnya? Apa asyiknya? Ini lah cara asyiknya! 
542 = 2916
29 kita peroleh dari 25 + 4
16 kita peroleh dari 42 
562 = 3136
31 kita peroleh dari 25 + 6
36 kita peroleh dari 62 
572 = 3249
32 kita peroleh dari 25 + 7
49 kita peroleh dari 72
Bagi Anda yang akan menempuh UN, SPMB, dan UMPTN 2008, teknik berhitung cepat juga dapat membantu Anda. Anda juga dapat mengembangkan teknik berhitung cepat sendiri sesuai kebutuhan Anda. Tadinya saya akan menulis teknik berhitung cepat limit dengan teorema L’Hospital. Tapi saya khawatir akan menjadi terlalu panjang. Mohon doanya agar saya dapat menulis teorema L’Hospital pada kesempatan berikutnya.
Cobalah bermain-main dengan teknik berhitung cepat!
Rasakan asyiknya!
Jaga tetap open mind!
  
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
 (agus Nggermanto; pendiri APIQ)
APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika. APIQ membuka program kursus matematika kreatif yang mengembangkan kecerdasan anak dengan cara fun, gembira, dan mengasyikkan serta lebih cepat. APIQ menumbuhkan motivasi belajar anak dengan pendekatan Quantum Learning, Quantum Quotient, dan Experiential Learning. Berbeda dengan pendekatan metode pendidikan atau pembelajaran matematika yang pada umumnya menempatkan aljabar sebagai fundamental, APIQ justru menempatkan aritmetika sebagai fundamental utama matematika. Pendekatan aritmetika menjadikan matematika lebih konkret tidak abstrak seperti aljabar. APIQ mempelajari matematika secara utuh dari aritmetika, aljabar, geometri, statistik, kalkulus, dan lain-lain. APIQ menyiapkan program untuk anak usia 4 tahun (TK), SD, SMP, SMA, sampai lulus SMA (preuniversity). APIQ membuka peluang bagi Anda yang berminat membuka cabang franchise. Anda dapat menghubungi APIQ di apiq.wordpress.com atau 0818 22 0898 atau quantumyes@yahoo.com . APIQ berasal dari kata Aritmetika Plus Inteligensi Quantum
Tips yang mungkin dapat membantu untuk mendapat/menemukan sahabat

1. Boleh Berkongsi Apa Sahaja
Individu dari kategori ini ternyata sanggup mengenepikan krisis yang sedang dialaminya demi seorang sahabat. Tetapi jangan pula engkau mengambil kesempatan atas dirinya pula.
Bagaimana ingin mengenal pasti individu ini?
  • Dia tidak kecoh dan mampu menyimpan rahsia walaupun perkara kecil.
  • Dia sering bertanyakan khabar tentang dirimu
  • Karier impiannya ialah seorang ahli ‘psikologi’
2. Memahami
Kamu boleh menerima dan mendengar nasihat serta pandangan yang diberikan dengan hati terbuka. Nasihat yang diberikan juga amat menyakinkan kamu! Individu ini wajar kamu dampingi sebagai sahabat sejati!
Bagaimana ingin mengenal pasti individu ini?
  • Dia sedia dihubungi bila-bila masa… 24jam sehari, 7 hari seminggu!
  • Dia seorang teman yang komited.
  • Dalam perhubungan, dia adalah pasangan yang setia.
  • Dalam percintaan dia banyak membantu kamu! Dia mampu mengenali sama ada individu yang kamu dampingi itu benar-benar ikhlas dengan kamu atau mungkin ingin memperalatkan diru mu sahaja!
3. Profesional
Ketika kamu mengalami krisis percintaan, sahabat datang menghampiri kamu dan cuba memahami situasi kamu. Dia cuba memberi nasihat dengan meletakkan dirimu dalam dirinya. Nasihat dan pandangannya itu ternyata tidak mempunyai unsur berat sebelah dan sekali gus tidak meletakkan kesilapan pada mana-mana pihak! Jelaslah dia sahabat yang profesional yang wajar kamu mendampingi!
Bagaimana ingin mengenal pasti individu ini?
  • Dia bijak mengawal emosimu setiap kali kamu berada dalam keadaan tegang.
  • Setiap kali kamu menyatakan pandangan dan cadangan, dia mendengarnya dengan ikhlas dan hormat.
  • Kamu boleh melihat kejujuran itu dari sinar matanya.
  • Dia tidak pernah memberi alasan sekiranya kamu ajak bertemu. Walaupun dia tahu bahawa dirinya akan menjadi tempat curahan masalah pada waktu itu.
4. Jujur
Setiap kali ada yang tidak kena dengan penampilan mu, dia akan menegur mu dengan bijak. Ternyata dia berkeinginan agar kamu kelihatan cantik sepanjang masa. Dari teguran dan komen yang diberikan itu ternyata membina. Kamu menerima dengan hati yang terluka.
Bagaimana ingin mengenal pasti individu ini?
  • Dia adalah individu yang lurus. Walaubagaimanapun. kelurusannya itu tidak menyakitkan hati kamu!
  • Dia sedia menjadi tulang belakang buat diri mu…
  • Kamu sentiasa merasakan bahawa nasihatnya amat berharga!
5. Happy Go Lucky
Keramahannya sentiasa menyenangkan setiap orang yang berada di kelilingnya. Dia sentisa berada di dalam keadaan ceria. Bagaimana ingin mengenal pasti indivudu ini?
  • Dia pandai menjaga diri dan mementingkan penampilan
  • Apabila bersama dengannya kamu merasakan ia adalah detik yang paling menyeronokkan.
  • Dia memang menghiburkan. Teman-teman perempuan dan lelaki menyenanginya!
Hindari teman anda jika:
Teman yang Menjatuhkan kamu
  • Gemar mencari kesalahan orang lain
  • Setiap perkara dinilainya dari sudut negatif sahaja
  • Dia tidak memiliki ramai kawan!
Teman yang memiliki pengaruh negatif
  • Kamu sendiri dapat melihat sikap buruknya itu seperti kaki ponteng, menipu dan sebagainya.
  • Dia mengajak kamu melakukan perkara yang kamu sendiri pasti bahawa is adalah SALAH!
  • Dia gemar melakukan sesuatu perkara secara sesuka hati. Kamu sendiri tidak menyenanginya!
Teman yang mempergunakan kamu
  • Dia tidak pernah ingin berkongsi kegembiraan denganmu
  • Sekiranya die bersedih, dia harapkan kamu memberi sepenuh perhatian padanya.
  • Bila kamu memerlukan pertolongan dia tidak memberi apa-apa tindak balas.
Teman yang tikam dari belakang ( Macam cerita “Jangan Main Belakang” tu! )
  • Apa kamu miliki, akan turut dimilikinya sama
  • Dia gemar merahsiakan sesuatu perkara dari pengetahuan kamu
  • Nasihatnya sering menimbulkan keraguan pada dirimu.
Teman yang suka meniru kamu!
  • Serba-serbinya sama. Rambut, beg, baju dan lain-lainnya sama dengan mu.
  • Setiap kali ingin membeli barangan yang disukainya dia akan menanyakan mengenai cita rasa mu terlebih dahulu.
  • Apa jua yang kamu suarakan, turut disuarakan sama olehnya. Kamu bagaikan kembar. Walaupun mungkin rapat tapi masing-masing mestilah dengan indentiti tersendiri.
Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari ( Saidina Ali)

Definisi deflasi.

Deflasi adalah Keadaan yang menunjukkan daya beli uang meningkat dalam masa tertentu karena jumlah uang yang beredar relatif lebih kecil dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Pengertian lain, yakni kebijakan pemerintah suatu negara untuk mengendalikan inflasi, dengan mengurangi permintaan dan menjaga suplai agar harga dapat dikendalikan. Bisa juga berarti pengurangan suplai uang, kredit, dan sebagainya, ataupun suatu keadaan jumlah uang yang beredar lebih sedikit dibandingkan dengan persediaan barang sehingga daya beli uang meningkat.

Dalam ekonomi , deflasi merupakan keadaan dimana penurunan tingkat harga umum barang dan layanan yang berkelanjutan di bawah inflasi yaitu ke titik nol . Deflasi adalah lawa n dari inflasi . Untuk anggota ekonomi , istilah ini menjadi dan kadang digunakan untuk merujuk pada penurunan dalam jumlah pasokan uang ( sebagai satu sebab langsung penurunan dari tingkat harga umum ) . Akan tetapi , kini penurunan jumlah pasokan uang ini lebih sering disebut sebagai sebuah " kontraksi " uang . Ketika deflasi , permintaan untuk likuiditas akan naik , dibandingkan barang atau manfaat . Sewaktu deflasi daya beli uang juga naik .

Deflasi dianggap sebagai satu masalah dalam ekonomi modern karena potensi lingkaran deflasi dan kaitannya dengan Zaman resesi .

Para ekonom umumnya percaya bahwa deflasi merupakan masalah dalam ekonomi modern karena bahaya spiral deflasi .Deflasi berkorelasi dengan depresi - termasuk Depresi Besar , termsuk bank yang gagal pada deposan . . Selain itu , deflasi dapat menyebabkan ekonomi memasuki perangkap likuiditas. Namun, secara historis tidak semua keadaan deflasi sesuai dengan periode pertumbuhan ekonomi yang menurun dratis.

Dalam keuangan modern, deflasi didefinisikan sebagai meningkatnya permintaan terhadap uang berdasarkan jumlah uang yang berada di masyarakat. Teori Jumlah Peredaran Uang (Quantity Theory of Money) didapatkan dari persamaan Fisher sebagai berikut:

MV = PT

M : Money Supply atau Persediaan Uang di masyarakat
V : Velocity atau kecepatan perputaran uang.
P : Average Price Level atau tingkat harga rata-rata.
T : Total Number of transactions atau Jumlah Transaksi.

b. Penyebab
Jadi dapat disimpulkan bahwa ada empat buah penyebab Deflasi :

1. Menurunnya persediaan uang di masyarakat.
2. Meningkatnya Persediaan Barang
3. Menurunnya permintaan akan barang.
4. Naiknya permintaan akan uang
c. Dampak
Deflasi dapat menyebabkan menurunnya persediaan uang di masyarakat dan akan menyebabkan depresi besar (seperti yang dialami Amerika dulu) dan juga akan membuat pasar Investasi (Saham) akan mengalami kekacauan.

Dikarenakan harga barang mengalami penurunan, konsumen memiliki kemampuan untuk menunda belanja mereka lebih lama lagi dengan harapan harga barang akan turun lebih jauh. Akibatnya aktivitas ekonomi akan melambat dan memberikan pengaruh pada spiral deflasi (deflationary spiral).

Dampak susulan dari melesunya kegiatan ekonomi adalah banyak pekerja yang akhirnya mengalami PHK karena pemiliki bisnis tidak sanggup membayar gaji karyawannya (lha barang tidak laku, mau bayar dari mana?). Dengan demikian pendapatan yang diterima masyarakat menjadi sedikit dan jumlah uang yang beredar di masyarakat semakin berkurang.
Dari sisi investasi, deflasi juga mengakibatkan melesunya investasi di sektor riil maupun di lantai bursa. Akibatnya ini akan menambah berat kelesuan ekonomi dikarenakan tidak ada lagi aktivitas bisnis yang berjalan.

Deflasi juga dapat menyebabkan suku bunga disuatu negara menjadi nol persen. Lalu diikuti juga dengan turunnya suku bunga pinjaman di bank. Ini memang merupakan langkah paliatif untuk mencegah masyarakat menyimpan uangnya di bank yang dapat membuat peredaran uang semakin kecil.

UANG KERTAS DAN INFLASI

Dipublikasi pada oleh JONI EKA PUTRA

mar Ibrahim Vadillo dari World Islamic Trade Organization (WITO) menyatakan devaluasi yang terjadi terhadap nilai uang kertas di sebagian negara disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya bahwa uang kertas tidak di dukung oleh nilai instrinsik. Selain itu, penggunaan uang kertas sebagai alat transaksi sangat memungkinkan pemerintah di suatu negara mencetaknya sebanyak mungkin, sehingga rentan inflasi. Ia juga menyatakan, penggunaan uang kertas berarti memberikan izin (pelegalan) atas tindakan pencurian
Uang kertas, mempunyai potensi lebih besar terkena inflasi. Hal ini disebabkan karena nilai uang kertas tersebut tidak mempunyai/ sesuai dengan unsur instrinsiknya. Penyebab lainnya adalah, uang kertas mempunyai kemungkinan dicetak lebih banyak oleh pemerintah. Hal ini akan menurunkan nilai mata uang kertas suatu negara di pasar uang internasional, akibatnya harga dari barang atau jasa yang selama ini berpatokan kepada dolar AS, akan mengalami lonjakan. Hal inilah yang kemudian memaksa pemerintah untuk menaikkan harga sejumlah bahan pokok yang ada di negaranya.
Tidak adanya beckingan uang kertas (dari dinar dan dirham) menjadikan uang kertas sebagai salah satu cara untuk mengambil (mencuri) hak orang lain. Hasilnya adalah, ketidakpastian akan keadilan yang diperoleh masyarakat. Masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
1. Uang kertas mengandung unsur spekulasi
Spekulasi di sini dimaksudkan kepada tidak adanya kestabilan mata uang kertas. Kadang nilainya naik, terkadang nilainya turun. Kemungkinan nilainya selalu turun sangat besar dari pada kemungkinan naiknya. Walaupun tidak didapati kelangkaan atas suatu mata uang kertas di suatu negara, tetapi nilainya selalu turun, sedangkan harga barang dan jasa selalu naik, maka kesejahteraan masyarakat tetap tidak terjamin.
WITO mencatat, sistem uang kertas hanya menguntungkan 300 kerajaan keluarga di dunia. Mereka diuntungkan karena mereka menguasai sebagian besar saham lembaga keuangan lintas negara. Sehingga miliaran penduduk dunia menjadi korban akan sistem uang kertas. Sekali lagi, tidak jaminan atas keadilan yang merata pada sistem uang kertas.
2. Sistem penentuan nilai mata uang kertas adalah dari sektor non reel.
Islam adalah agama pencerahan bagi umat manusia. Tidak saja dalam masalah keyakinan (akidah), tetapi juga dalam masalah sosial, budaya, politik, bahkan yang menjadi pilar kehidupan bangsa sekaligus, yaitu Ekonomi.
Di dalam Islam, Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Kita dapat menganalisa dua istilah (jual beli dan riba) di atas dan mengelompokkannya kepada dua hal, yakni:
  1. Jual Beli sebagai suatu hal yang dihalalkan Allah.
Jual beli adalah suatu instrumen dalam perekonomian. Di mana masyarakat saling mendapatkan apa yang dibutuhkannya di suatu tempat yang kemudian di sebut dengan pasar.
Di dalam perekonomian, aktivitas jual beli adalah aktivitas yang reel. Harga akan mencapai titik keseimbangannya (equibrium) atas barang dan jasa apabila adanya keseimbangan antara demand (permintaan) dan supply (penawaran). Artinya, aktivitas jual beli akan menentukan sendiri nilai mata uang itu. Sistem ini dipandang jauh lebih adil, karena uang akan sangat tidak mungkin mengalami penurunan nilai yang kemudian bermuara kepada inflasi.
Adanya penghalalan jual beli dalam Islam, merupakan legitimasi atas pentingnya menjadikan aktivitas jual beli (sektor reel) sebagai tumpuan dari perekonomian. Karena perekonomian yang bertumpu kepada kekuatan pasar (sektor reel) mengandung unsur keadilan bagi masyarakat. Naik dan turunnya nilai mata uang itu dikarenakan adanya transaksi yang berpusat dan berkekuatan pada pasar.
Jadi, sah-sah saja bila kita mengatakan bahwa teori kekuatan pasar yang direkayasa oleh pendiri mazhab kapitalis mengambil teori ini. Hal ini terbukti dengan adanya penyalinan dan pengkajian ulang atas teori tokoh-tokoh ekonomi Islam (ibn Khaldun, Al-Ghazali, al-Magrizi, ibn-Rusyd, ibn-Sina dan lain sebagainya) dan juga pendalaman atas Al-Quran oleh pendiri sistem kapitalis sendiri. Adiwarman Karim menyatakan bahwa teori Invisible Hand yang direkayasa oleh Adam Smith adalah alih bahasa dari istilah yang digunakan ibn Khaldun, yaitu The Hands of God.
  1. Riba sebagai suatu hal yang di haramkan Allah.
Sebagai umat Islam, tentu kita tidak asing lagi dengan istilah riba. Riba adalah suatu kelebihan yang diberikan oleh pihak yang meminjam kepada pihak yang meminjamkan sejumlah uang. Dalam masa ini, riba disamakan dengan bunga bank. Dimana debitur memberikan sejumlah uang yang berlebih dari total pinjamannya kepada kreditur, sebagai imbalan atas pinjaman yang diberikan.
Salah satu media yang menyediakan bunga adalah perbankan. Walaupun kita dapat menemuinya pada kehidupan rentenir di desa-desa. Perbankan adalah salah satu instrumen dalam perekonomian yang menyediakan berbagai fasilitas dan menjanjikan keuntungan yang besar dari bunga yang ditawarkan.
Di dalam ilmu ekonomi, perbankan adalah salah satu aktivitas perekonomian yang bergerak dari sektor non reel. Aktivitas perbankan yang kebanyakan salah dalam prakteknya telah mengubah fungsi uang (uang kertas) – dari alat tukar – menjadi komoditi. Mereka yang berkecimpung dalam dunia perbankan akan menarik keuntungan dari bunga yang dibayarkan oleh pihak debitur. Seolah-olah uang itu dapat beranak.
Kekacauan akan terjadi pada perbankan apabila uang menumpuk dan sedangkan investasi mengecil, (atau sebaliknya, investasi besar tetapi tabungan berkurang), dengan bunga yang besar. Situasi seperti ini akan menurunkan minat masyarakat (perusahaan) untuk melakukan aktivitas produksi. Perusahaan yang tidak mendapatkan pinjaman, akan melakukan penambahan modal dari uang pribadinya sehingga barang dan jasa yang dihasilkanpun mahal. Dan terjadilah inflasi. Hal ini telah menunjukkan bahwa kita tidak dapat mengandalkan kegiatan sektor non reel pada kemajuan perekonomian.
Tidak saja bunga yang ditawarkan oleh perbankan, tetapi juga aktivitas yang dilakukan pada bursa valuta asing telah mengubah fungsi uang menjadi komoditas. Dimana kita bisa menarik keuntungan dengan memperdagangkan uang itu sendiri.
Ketergantungan suatu mata uang dari suatu negara dengan mata uang negara lain (Dolar AS) adalah suatu hal yang salah. Karena mata uang kertas AS yang dikenal dengan dolar itu sangat mudah mengalami penurunan nilai. Hal ini akan berdampak buruk pada negara yang mata uang kertasnya tergantung pada dolar AS. Karena dengan sekejab nilai mata uang kertas suatu negara akan berubah. Di sinilah aktivitas para spekulan dapat dibuktikan. Ketika nilai uang kertas Rupiah (sebagai contoh) naik, maka ia akan berbondong-bondong membelinya dan menukarnya dengan dolar AS, dengan maksud untuk menarik keuntungan dari sistem penjualan tersebut. Ketika Nilai mata uang kertas Rupiah turun, maka ia (para spekulan tadi) akan kembali menjual dengan dolar AS. Di sinilah kenapa penulis mengatakan bahwa dengan menggunakan uang kertas berarti mengizinkan adanya pencurian dan tindak kezaliman.
Aktivitas sektor non reel dalam perekonomian, sangat tergantung pada bunga. Di mana fungsi uang di tukar menjadi alat untuk diperdagangkan (komoditi) – jelas tidak dapat dipertahankan lagi. Kalaupun kita tetap mempergunakan lembaga keuangan sebagai penguatan basis perekonomian, maka sistemnya harus di tukar dengan sistem yang lebih menjanjikan keadilan (sistem profit sharing). Tentunya yang sesuai dengan aturan permainan perbankan di dalam syariat Islam.
KEMBALI KEPADA DINAR DAN DIRHAM
Kekacauan yang terjadi pada sistem moneter dunia yang disebabkan oleh sistem yang menggunakan mata uang kertas, telah mengakibatkan bencana baru sekaligus mengubah paradigma dunia akan sistem moneter yang ada. Sistem moneter yang diterapkan sekarang dengan mengandalkan uang kertas sebagai instrumen alat tukar dunia ternyata tidak mampu memenuhi keinginan masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Kemiskinan terjadi, kekacauan politikpun tidak terelakkan. Karena menang mata uang kertas sangat rentan akan inflasi dan terdapat unsur spekulasi di dalamnya.
Para pengamat menyatakan, satu-satunya solusi atas tragedi perekonomian ini adalah dengan kembali sistem moneter Islam dengan menggunakan Dinar dan Dirham sebagai alat barternya. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor, mereka adalah: Pertama, dinar adalah mata uang yang stabil. Sejarah membuktikan, sejak zaman Rasulullah dinar terbukti menjadi mata uang yang paling stabil di banding dengan mata uang manapun. Dinar tidak mengalami inflasi yang begitu besar. Penelitian yang dilakukan Prof. Roy Festrem dari Barkeley University menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa dalam kurun waktu 400 tahun hingga tahun 1976 harga emas konstan dan stabil. Justru nilai emas dari tahun ke tahun cenderung mengalami kenaikan. Tahun 1800 harga emas persatu troy ons setara dengan 19,39 Dolar AS, tapi pada tahun 2004 dengan kadar yang sama harga emas sebesar 455,75 Dolar AS.
Artinya selama 24 tahun emas malah mengalami apresiasi sebesar 2250 persen. Bandingkan dengan dolar yang dari tahun ke tahun mengalami ketidakstabilan nilai. Menurut Miller, 1 dolar setelah 55 tahun terhitung sejak 1940-1995 hanya berharga 8 sen, yang berarti telah kehilangan 92 persen nilainya. Data dari World Outlool Report menyebutkan, sejak tahun 2002 nilai riil efektif dolar terus merosot dan terpangkas hingga 20 persen. Bagaimana dengan rupiah? Nasibnya jauh lebih parah. Dari tahun ke tahun rupiah terus mengalami depresiasi terutama oleh dolar. Inflasi cenderung semakin naik. Devaluasi rupiah yang pernah dilakukan pemerintah menyebabkan harga-harga naik 2,5 hingga 30 persen.
Kedua, dinar tidak bisa dibuat untuk spekulasi. Ia tidak bisa dimainkan sebagai komoditas yang bisa diperdagangkan. Celah memperdagangkannya memang masih ada. Tapi ketiadaan margin dari transaksinya membuat keengganan para spekulan di manapun. Hal ini karena sebagai mata uang dinar memiliki nilai intrinsik sesuai dengan beratnya masing-masing (4.25 gram emas 22 karat dan tiga gram perak murni).
Ketiga, pendayagunaan dinar-dirham secara fantastik praktis akan mengurangi ketergantungan tunggal terhadap dolar AS. Makna reflektifnya, akan semakin kecil kemungkinan negara pengguna dinar setiap saat digoyang oleh hegemoni dolar dan para fund manager-yang sejauh ini terus melakukan spekulasi secara destruktif untuk kepentingannya sendiri. Kian mengecilnya ketergantungan terhadap dolar AS-dengan demikian-akan berkorelasi konstruktif terhadap upaya stabilisasi ekonomi makro dan mikro.
Keempat, dinar tidak perlu menggunakan alat hedging seperti halnya fiat money yang mesti melakukannya untuk melindungi diri dari perubahan kurs. Ini karena dinar memiliki nilai intrinsik yang otomatis menjadi pelindung bagi dirinya sendiri. Meera (2004) menandaskan emas memiliki nilai intrinsik yang menjadi garansi dan perlindungan dari kemungkinan gencetan situasi eksternal yang tak diinginkan. Emas menjadi bernilai bukan karena dekrit atau diundangkan suatu negara sebagaimana fiat money tapi karena kandungan logam mulianya yang diakui semua orang
Sesuai dengan hukum aksi-reaksi, seiring dengan usaha menghidupkan kembali dinar, tentu saja akan ada usaha untuk merintanginya. Tantangan itu datang dari pihak-pihak yang merasa kepentingannya terganggu oleh kehadiran mata uang dinar. Mereka adalah sebuah kekuatan yang tersistem dan mapan, yang menikmati keuntungan besar dari perdagangan maya di pasar uang. Pertanyaan dan penyataan kritis bernada penampikan pun mengemuka, apakah penggunaan dinar sudah fleksibel dan applicable? Penerapan dinar terbukti tidak praktis dan tidak fleksibel, gagasan penerapan mata uang dinar tak lebih dari upaya penerapan syariat Islam sebab dinar adalah mata uang khusus umat Islam. Dan lain sebagainya.
Menjawab masalah fleksibel dan applicable tidaknya penerapan dinar khususnya di Indonesia, penulis menganggap sangat mungkin dilakukan apalagi dengan persediaan emas di Indonesia yang cukup memadai. Malah penerapan dinar ini akan memotivasi pemerintah untuk mengeksplorasi tambang-tambang emas yang masih terpendam. Kemudian masalah dinar tidak praktis dan fleksibel, ini menjadi masalah klasik yang kerap dilontarkan. Para kritikus kerap ”mengajari” pihak-pihak pengusung ide penarapan dinar untuk berkaca pada sejarah. Dalam sejarah, dinar ditinggalkan karena faktor tidak praktis dan sulit dibawa ke mana-mana. Argumennya, jika dinar diterapkan, bagaimana dengan transaksi-transaksi besar, apakah harus membawa emas berkarung-karung atau sebesar jam dinding?
Sebaliknya, dalam transaksi barang-barang remeh, seperti permen, berapa standar emas yang mesti ditetapkan? Seiring dengan kemajuan tekhnologi, emas sangat mungkin se-fleksibel fiat money. Dengan menggunakan pembayaran melalui digital gold dinar tidak harus dibawa ke mana-mana. Pemerintah hanya menyediakan kartu pembayaran semisal ATM sedangkan persediaan emas (dinar) yang dimiliki diletakkan di Bank. Untuk di pedesaan yang masih belum terjangkau kecanggihan digital gold, untuk sementara pemerintah bisa mengeluarkan uang kertas tetapi tetap di back up oleh emas seperti ketika diterapkannya sistem Bretton Woods. Sekali lagi, ini untuk sementara waktu, pada saatnya sistem digital gold bisa menyeluruh hatta ke pelosok desa. Khusus transaksi barang-barang remeh, menarik gagasan Al-Maqrizi, untuk tetap menggunakan fulus atau dari bahan lainnya.
Hambatan selanjutnya adalah efek psikologis kalangan non-muslim yang menganggap dinar adalah mata uang khusus umat Islam. Tantangan ini sebenarnya dapat dihilangkan dengan cara sosialisasi yang gencar kepada masyarakat tentang sejarah dinar yang berasal dari kerajaan Bizantium di mana raja dan penduduknya pada waktu itu mayoritas beragama Nasrani. Cara lain-seperti dikatakan Adiwarman A. Karim-adalah dengan mengganti istilah Dinar menjadi Gold Money.
Sangat besar kemungkinan untuk menjadikan dinar dan dirham sebagai alat tukar di beberapa negara berkembang – untuk menggantikan mata uang kertas – seperti Indonesia. Hal ini disebabkan karena dinar dan dirham memiliki nilai intrinsic sendiri yang tidak mudah terkena inflasi. Selain nilainya tetap dari masa ke masa, dinar dan dirham selalu mengalami kenaikan nilai dan selalu terbebas dari unsur spekulasi. Namun hal itu tergantung pada tujuh faktor, yaitu sosialisasi, dasar syariah, dasar hukum dan moneter, adanya kesiapan infrastruktur industri dinas, perjanjian negara pengguna dinar dan banyaknya masyarakat pengguna dinar. Namun Indonesia saat ini masih melalui tahapan sosialisasi dan pembahasan dasar syariah. Selain itu, Indonesia masih mengkaji dasar hukumnya. Sedangkan lima tahapan sisanya belum dilakukan. Untuk melalui proses di atas memakan waktu yang lama, sebagaimana masyarakat Eropa menerapkan mata uang euro sebagai mata uang resmi di benua itu, memakan waktu 35 tahun untuk mempersiapkannya. Hal itu meliputi sosialisasi dan penyamaan standarisasi keuangan antar negara, pembentukan lembaga moneter regional dam peluncuran euro. Proses yang paling mana memakan waktu adalah proses sosialisasi dan standarisasi sistem keuangan antar negara.